Dirintelijen LAKRI Minta TNI-Polri Gelar Operasi Premanisme di Dumoga

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto:Andi J. Riyadhi)

(Foto:Andi J. Riyadhi)

GMediaPost.com,BOLMONG-Maraknya aksi premanisme dan konflik antar kampung (Tarkam) di Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Direktur Intelijen Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI), Andi J. Riyadhi, minta agar TNI-Polri  menggelar operasi gabungan untuk menertibkan aksi premanisme di wilayah tersebut.

Menurut Andi J. Riyadhi, situasi ini mengingatkan pada masa dulu ketika operasi besar-besaran pernah dilakukan di Dumoga untuk memberantas premanisme yang merajalela.

“Dulu pernah ada operasi gabungan berskala besar di Dumoga untuk memberantas aksi premanisme karena sering terjadi perkelahian dan konflik antar kelompok. Kami meminta agar langkah serupa kembali dilakukan demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Andi, Minggu (2/2/2025).

Beberapa waktu terakhir, aksi kriminal dan kekerasan di Dumoga kembali meningkat. Puncaknya terjadi pada Jumat, 30 Januari 2025, ketika konflik antar warga Desa Modomang dan Desa Dumoga berujung pada penembakan seorang anggota kepolisian yang tengah berupaya meredam bentrokan.

Korban, Briptu Moh Daffa Pratama Abdjul, mengalami luka tembak akibat senjata angin berkaliber 8mm dan kini masih menjalani perawatan

Polres Bolmong telah mengamankan dua terduga pelaku, yakni,Frenli Feri Pontoh (37), warga Desa Dumoga IV,Richo Nofdi Simbala (29), warga Desa Dumoga III,Keduanya kini menjalani proses hukum lebih lanjut

Melihat kondisi ini, LAKRI menilai bahwa kehadiran aparat keamanan dalam skala besar sangat diperlukan. TNI-Polri diminta untuk menggelar operasi gabungan serta mencegah konflik serupa terjadi di masa mendatang.

Selain itu, Andi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan keamanan, termasuk dengan melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas kepada pihak berwenang.(Gunawan S.Mamonto)

Berita Terkait

Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu
Kasat Narkoba Polres Boltim Bantah Isu Oknum Anggota DPRD Inisial RS Terlibat Narkoba
Patroli Tim URC Resmob Polres Boltim Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Dipimpin Katim Marsel Tandayu Tim URC Resmob Polres Boltim Patroli Setiap Malam,
Dipimpin Katim Resmob Marsel Tandayu,Resmob Polres Boltim Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan
Tim Macan Resmob Polres Boltim Amankan Terduga Pelaku Dugaan Persetubuhan terhadap Anak di Boltim
Bergerak Cepat, Satreskrim Polres Boltim Amankan Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan
Dipimpin Kanit Resmob Marsel Tandayu,Tim Resmob Polres Boltim Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WITA

Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu

Senin, 21 September 2026 - 23:39 WITA

Kasat Narkoba Polres Boltim Bantah Isu Oknum Anggota DPRD Inisial RS Terlibat Narkoba

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Patroli Tim URC Resmob Polres Boltim Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:38 WITA

Dipimpin Katim Marsel Tandayu Tim URC Resmob Polres Boltim Patroli Setiap Malam,

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Dipimpin Katim Resmob Marsel Tandayu,Resmob Polres Boltim Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan

Berita Terbaru