GMediaPost.com,BOLTIM Sulawesi Utara-Hujan deras yang mengguyur Bolaang Mongondow Timur (Boltim) selama beberapa hari terakhir membawa duka bagi warga. Tanah longsor terjadi di sejumlah titik, memutus akses jalan antar desa,

Namun di tengah kepanikan dan keterbatasan, muncul sosok polisi yang hadir bukan hanya dengan seragam dan kewenangan, tapi dengan hati Aipda Yance Pangua, Kanit Narkoba Polres Boltim.
Tanpa menunggu perintah atau sorotan kamera, Aipda Yance turun langsung ke lokasi bencana. Dengan Mengadakan Alat berat jenis Ekxafator membersihkan material longsor demi membuka akses di tiga titik penting Kecamatan Kotabunan
1. Jalan Trans Sulawesi penghubung Desa Buyat dan Desa Bulawan
2. Jalan penghubung Desa Kotabunan dan Desa Bukaka
3. Jalan alternatif antara Desa Buyat dan Desa Bukaka
Dengan peluh bercampur lumpur, Aipda Yance berjuang bersama warga. Bukan karena kewajiban, tapi karena panggilan nurani.

“Kami ini bukan hanya penegak hukum. Kami juga pelayan masyarakat. Saat rakyat butuh, kami harus hadir. Jalan ini bukan sekadar aspal,ni adalah nadi kehidupan warga,” ucapnya lirih, dengan wajah lelah namun ikhlas.
Warga menyambut aksi itu dengan haru. Bukan hanya karena akses jalan kembali terbuka, tetapi karena mereka menyaksikan langsung sosok aparat yang tulus, rendah hati, dan berjiwa besar. Banyak yang menyebut Aipda Yance sebagai “Polisi Humanis, Pahlawan Tanpa Komando.”
Foto:Jalan penghubung Desa Kotabunan dan Desa Bukaka
Aksi spontan ini pun mendapat apresiasi dari Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.S.T., S.H., M.Si., M.Mar.Eng., yang menyebut Aipda Yance sebagai contoh nyata implementasi nilai-nilai Polri Presisi hadir, tanggap, dan bertindak dengan hati.
“Pengabdian seperti inilah yang menjadi wajah sejati kepolisian. Tanpa publikasi, tanpa pamrih, namun berdampak besar bagi kemanusiaan,” tegas Kapolres.
Di tengah bencana,Aipda Yance membuktikan menjadi polisi bukan hanya soal hukum, tapi juga soal cinta kepada Masyarakat.
(Gunawan)






















