GMediaPost.com,BOLTIM Sulawesi Utara -Pemerintah Desa Buyat Selatan (Busel), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menyesuaikan perencanaan dan program tahun 2025 dengan kebijakan pemerintah pusat serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Boltim. Dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Pemdes bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta stakeholder terkait telah menyelaraskan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sebesar Rp1.072.003.994 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Alokasi Anggaran ADD dan DD 2025Anggaran tersebut digunakan untuk beberapa sektor penting, di antaranya
Gaji dan insentif perangkat desa Pembangunan jalan pertanian Pembangunan infrastruktur lainnya Selain itu, berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, 20% dari Dana Desa dialokasikan untuk sektor ketahanan pangan (Ketapang). Alokasi ini berbentuk bantuan bagi petani dan nelayan guna meningkatkan kesejahteraan mereka.
Program desa ini juga mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Boltim dengan jargon “Boltim Bangkit”, yang mencakup Stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) Bantuan beasiswa untuk mahasiswa Santunan uang duka bagi keluarga yang ditinggalkan
Menurut Kepala Desa Buyat Selatan, Salman Mokoagow, penetapan APBDes dilakukan dengan mengidentifikasi sasaran penerima bantuan agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran program.
BLT Dana Desa 2025 Mengalami Penyesuaian
Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, terjadi penurunan alokasi anggaran dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2024 BLT DD mencapai 25% dari Dana Desa, maka pada tahun 2025 hanya 15%, sesuai dengan Permendes PDTT Nomor 2 Tahun 2024, yang mengatur bahwa maksimal 15% dari Dana Desa dapat digunakan untuk BLT Desa.
BLT DD 2025 diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria Lansia tunggal tanpa pendamping Keluarga dengan anggota rumah tangga yang mengalami sakit menahun atau difabel Keluarga miskin atau rentan miskin
Tidak menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
“Jumlah penerima BLT DD berkurang. Pada tahun 2024 ada 36 penerima, tetapi di tahun 2025 hanya 26 orang, sesuai regulasi terbaru,” jelas Salman.
Dengan kebijakan ini, Pemerintah Desa Buyat Selatan berkomitmen untuk memanfaatkan Dana Desa secara lebih tepat sasaran, guna meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
(G2N)
























