BOLTIM,GmediaPost.co.id-Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Antisipasi pencegahan penularan Virus Corona Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di Boltim aktivitas pelajar belajar dari rumah diperpanjang hingga 21 April 2020
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim Yusri Damopolii Menyebutkan sesuai instruksi Presiden akibat semakin membahayakan wabah Virus Corona Disease (Covid-19) di seluruh wilayah Indonesia,”Kata Kadis Rabu (8/4/2020)
“maka dipandang perlu Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim melakukan antisipasi pencegahan penularan virus dimaksud kepada masyarakat maka diinstruksikan bagi semua Satuan Pendidikan agar melaksanakan kegiatan belajar di rumah.Jadi kegiatan belajar di rumah yang kemarin terakhir pada 5 April 2020 akan diperpanjang hingga 21 April 2020,” Kata kadis
Berikut Poin Instruksi Dari Dinas Pendididkan Dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur:
1.Semua siswa mulai tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, melaksanakan belajar di rumah, diperpanjang sampai tanggal 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.
2.Kepala sekolah dan guru memanfaatkan Aplikasi Pembelajaran yang direkomendasikan Kemendikbud dalam menuntun siswa selama belajar di rumah dan atau metode lain yang dianggap efektif.
3.Kepala sekolah dan guru mengupayakan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua murid dan siswa semasa belajar di rumah agar benar semua siswa tidak sekali lagi tidak melakukan aktivitas di luar rumah, kecuali hal tertentu yang dianggap sangat penting.
4.Guru kelas dan guru mata pelajaran selalu melakukan pemantauan dan komunikasi terpaut materi pembelajaran pada setiap hari kepada siswanya dengan membentuk Grup WA setiap tingkatan kelas bagi SD dan Grup WA setiap pelajaran di jenjang SMP, dengan mengakomodir nomor handphone orang tua masing-masing atau strategi pemantauan lain yang dianggap efektif oleh setiap satuan pendidikan.
Iamenghimbau belajar di rumah jangan disalah artikan atau disalah gunakan oleh pelajar dan guru untuk liburan, ini belajar di rumah dalam artian bukan libur, jadi tidak ada yang liburan ke tempat wisata dan kegiatan belajar di rumah dilakukan untuk mencegah penyebaran (Covid19)
Kadis berharap dengan kegiatan di rumah bisa memutuskan mata rantai virus Covid-19.”Dan semua bisa pulih seperti sebelumnya, jangan lupa juga berdoa kepada Tuhan agar kita semua dijauhkan dari bahaya virus dan lainnya.
Ia juga menambahkan, hingga saat ini guru di Boltim telah memberikan metode pembelajaran dengan memberikan buku seperti modul untuk pembelajaran para siswa yang belum memiliki akses untuk belajar via WhatsApp atau aplikasi lainnya.






















