GMediaPost.com,BOLTIM-Keterlambatan gaji sering kali menjadi persoalan yang menekan, terutama bagi tenaga honorer yang mengandalkan penghasilan tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini kini dialami oleh sekitaran 27 tenaga honorer Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hingga tiga bulan terakhir, gaji mereka masih belum dibayarkan, menimbulkan keresahan yang mendalam.
Kisah Tenaga Honorer: Kecewa Tanpa Kepastian
Seorang tenaga honorer yang memilih untuk tidak disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak yang terkait dalam hal ini dinas perhubungan Boltim. Ia menyebut bahwa hanya janji yang terus diberikan tanpa kejelasan kapan pembayaran akan dilakukan. dengan nada penuh frustrasi Ketidakpastian ini tentu menyulitkan mereka yang memiliki tanggung jawab keluarga dan kebutuhan sehari-hari. Dengan gaji yang tertunda, banyak dari mereka harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Penjelasan Kepala Dinas: Proses Pembayaran Sedang Berjalan
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Boltim, Haris Manoppo, membenarkan adanya keterlambatan gaji. Ia menyebut bahwa proses pembayaran sedang dilakukan secara bertahap. Salah satu penyebabnya adalah penyesuaian pembayaran dengan laporan absensi.
dan Sudah dibayarkan bertahap, dan masih ada kendala karena harus sesuai dengan absensi,”ujar kadis perhubungan Boltim Haris Manoppo kepada salah satu media sekitaran Jam 8.Malam melalui WhatsApp pada Tanggal 20 hari Kamis Desember 2024.
Dampak Psikologis dan Ekonomi
Keterlambatan pembayaran gaji selama tiga bulan adalah pukulan berat, terutama bagi tenaga honorer yang umumnya memiliki penghasilan terbatas. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial mereka tetapi juga menimbulkan stres psikologis.
Mereka berharap agar pihak terkait segera menuntaskan pembayaran tanpa penundaan lebih lanjut. Bagaimanapun juga, gaji adalah hak yang harus dipenuhi sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras mereka.
Kesimpulan:
Keterlambatan pembayaran gaji tenaga honorer di Boltim mencerminkan perlunya perbaikan manajemen dan komunikasi di instansi tersebut Semoga persoalan ini segera selesai dan menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan pelayanan kepada tenaga kerja di masa mendatang.(***)






















