“Gaji Tertunda 3 Bulan, Puluhan Honorer Dinas Perhubungan Boltim Menjerit”

Kamis, 19 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar/Foto/istimewa/illustrasi/Screenshot)

(Gambar/Foto/istimewa/illustrasi/Screenshot)

GMediaPost.com,BOLTIM-Keterlambatan gaji sering kali menjadi persoalan yang menekan, terutama bagi tenaga honorer yang mengandalkan penghasilan tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini kini dialami oleh sekitaran 27 tenaga honorer Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hingga tiga bulan terakhir, gaji mereka masih belum dibayarkan, menimbulkan keresahan yang mendalam.

Kisah Tenaga Honorer: Kecewa Tanpa Kepastian

Seorang tenaga honorer yang memilih untuk tidak disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak yang terkait dalam hal ini dinas perhubungan Boltim. Ia menyebut bahwa hanya janji yang terus diberikan tanpa kejelasan kapan pembayaran akan dilakukan. dengan nada penuh frustrasi Ketidakpastian ini tentu menyulitkan mereka yang memiliki tanggung jawab keluarga dan kebutuhan sehari-hari. Dengan gaji yang tertunda, banyak dari mereka harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Penjelasan Kepala Dinas: Proses Pembayaran Sedang Berjalan

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Boltim, Haris Manoppo, membenarkan adanya keterlambatan gaji. Ia menyebut bahwa proses pembayaran sedang dilakukan secara bertahap. Salah satu penyebabnya adalah penyesuaian pembayaran dengan laporan absensi.

dan Sudah dibayarkan bertahap, dan masih ada kendala karena harus sesuai dengan absensi,”ujar kadis perhubungan Boltim Haris Manoppo kepada salah satu media sekitaran Jam 8.Malam melalui WhatsApp pada Tanggal 20 hari Kamis Desember 2024.

Dampak Psikologis dan Ekonomi

Keterlambatan pembayaran gaji selama tiga bulan adalah pukulan berat, terutama bagi tenaga honorer yang umumnya memiliki penghasilan terbatas. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial mereka tetapi juga menimbulkan stres psikologis.

Mereka berharap agar pihak terkait segera menuntaskan pembayaran tanpa penundaan lebih lanjut. Bagaimanapun juga, gaji adalah hak yang harus dipenuhi sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras mereka.

Kesimpulan:

Keterlambatan pembayaran gaji tenaga honorer di Boltim mencerminkan perlunya perbaikan manajemen dan komunikasi di instansi tersebut Semoga persoalan ini segera selesai dan menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan pelayanan kepada tenaga kerja di masa mendatang.(***)

Berita Terkait

Kapolres Boltim Golfried Hasiholan Pakpahan Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Program Jumat Keliling
Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu
Balik Rencana Penutupan Tambang Sungai Paret, Ada Air Mata Warga yang Berjuang untuk Hidup
Kasat Reskrim Boltim Iptu Steven Leonard Rumapea Ucapkan Selamat HUT ke-50 Kapolres
Didukung LAKRI, Serfi Kaat Semakin kuat  Maju dalam Pilkades Kotabunan Selatan
PT ASA Perkuat Kapasitas Kader Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting di Desa Lingkar Tambang
Dukungan Menguat, Serfi Kaat  Bakal Menang 100 persen di Kotabunan Selatan
PT ASA, Warga kecamatan Kotabunan Bisa Akses Dokter Spesialis Gratis

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Kapolres Boltim Golfried Hasiholan Pakpahan Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Program Jumat Keliling

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WITA

Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:46 WITA

Balik Rencana Penutupan Tambang Sungai Paret, Ada Air Mata Warga yang Berjuang untuk Hidup

Selasa, 29 September 2026 - 00:31 WITA

Didukung LAKRI, Serfi Kaat Semakin kuat  Maju dalam Pilkades Kotabunan Selatan

Jumat, 25 September 2026 - 00:21 WITA

PT ASA Perkuat Kapasitas Kader Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting di Desa Lingkar Tambang

Berita Terbaru