GMEDIAPOST.COM,BOLTIM-Mooat Horti culture Festival (MHF) yang diselenggarakan untuk kedua kalinya, pada hari Kamis, 2 November 2023 berjalan sukses. Dimana dalam festival yang menampilkan pagelaran seni budaya Minahasa tersebut, masyarakat suku Minahasa di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memberi tanda penghargaan kepada Bupati Boltim, DR. (c) Sam Sachrul Mamonto (SSM), S.Sos, M.Si, sebagai Tokoh Peduli Adat Budaya Minahasa di Boltim. Pasalnya, dengan pelaksanaan festival yang kedua kalinya, peran Bupati Boltim dalam mengangkat lagi budaya Minahasa di Boltim sangat besar. Sehingga festival MHF menjadi agenda rutin dan telah dimasukan dalam agenda tahunan Pariwisata Boltim.
“Bupati Sachrul sangat berperan besar dalam mengangkat lagi adat budaya Minahasa yang ada di Mooat. Segenap masyarakat Mooat memberikan penghargaan kepada Bapak Bupati karena sudah memperhatikan, peduli dan mengangkat lagi adat budaya Minahasa yang ada di Boltim khususnya di Kecamatan Mooat, melalui pegelaran seni budaya,” ujar Feine Sumual S.Sos, Camat Mooat.
Menurutnya, pelaksanaan festival melalui MHF merupakan bentuk syukur masyarakat petani Mooat yang mayoritas adalah suku Minahasa.”Sehingga rasa syukur atas hasil pertanian dilaksanakan dengan pegelaran adat budaya Minahasa. Ini yang kedua kali dilaksanakan,”ujar Sumual.
Sementara itu, Bupati Boltim, Sachrul dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelaksanaan MHF adalah pegelaran untuk mengangkat kembali budaya Minahasa di Boltim. “Horti culture festival perpaduan antara horti yang artinya hasil tanaman pertanian atau hasil bumi dan culture adalah sebuah budaya yang diwariskan secara turun temurun. Mooat adalah wilayah paling subur di BMR sehingga bisa memberikan hasil pertanian melimpah, yang masyarakatnya kurang lebih sembilan puluh persen adalah suku Minahasa. Pegelaran seni budaya seperti ini untuk mengingat dan mengangkat lagi budaya Minahasa di Mooat,” ujar SSM yang juga pernah menggeluti Wartawan ini.
Dalam sambutan, Bupati berpesan kepada panitia agar pelaksanaan serupa pada tahun akan datang lebih baik, hal ini karena membludaknya pengunjung dan pengaturan lalulintas belum dilakukan dengan baik sehingga menyebabkan jalur lalulintas terhambat dan bisa mengganggu pengguna jalan yang kebetulan melewati tempat pelaksanaan festival.

“Festival ini mampu menghadirkan puluhan ribu orang di danau Mooat. Pelaksanaan yang sama, saya minta tahun depan lebih ditingkatkan. Karena kendati acaranya meriah dan sukses namun ada kendala dalam pengaturan lalulintas yang menyebabkan macet. Saya harap tahun depan kendala seperti ini tidak terjadi lagi,”terangnya

Untuk diketahui, Mooat Horticulture Festival, merupakan festival pagelaran adat seni budaya suku Minahasa di Boltim. MFH telah menjadi agenda tahunan Pariwisata Budaya Pemda Boltim. Dimana pelaksanaan MHF tahun ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Boltim, Seska Ervina Budiman (SEB) yang turut mendampingi Bupati, Forkopimda Boltim mewakili Dandim 1303 dan Kapolres Boltim, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, Kepala OPD dan jajaran, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda serta ribuan masyarakat yang turut memeriahkan MHF.
(ADVETORIAL)






















