Ingatkan Bahaya Kekerasan Anak, DP3A Boltim Gelar Sosialisasi

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


GMEDIAPOST.COM,BOLTIM-Setelah ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus melakukan sosialisasi terkait pencegahan kekerasan terhadap anak, Selasa (26/07/2022),

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP3A) Boltim, bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Gereja Syalom Tutuyan, menggelar sosialisasi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2022.

“Sosialisasi ini terkait perlindungan anak. Atau seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan, dengan peserta adalah PPA, orang tua wali dan Mentor PPA,” ungkap Silvana Rani Kaeng, narasumber dari DP3A Boltim.

Lanjut Rani mengatakan, perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat dari kekerasan dan diskriminasi.

“Contoh bentuk kekerasan pada anak di lingkungan keluarga berupa kekerasan fisik seperti mencubit, menjewer, menendang, memukul dengan tangan, memukul dengan benda. Termasuk, membandingkan dengan saudaranya/ anak lainnya, membentak dengan suara keras dan kasar, menyebut anak bodoh, pemalas, nakal dan kekerasan seksual. Cara-cara ini harus kita hindari terhadap anak,” jelasnya.

Rani menambahkan, ada banyak pemicu terjadinya kekerasan terhadap anak, mulai dari lingkungan keluarga, karena disebabkan orang tua tidak memiliki konsep pola asuh, orang tua agresif dan emosional, orang tua tunggal, pernikahan dini, factor ekonomi, pola komunikasi satu arah, kasih sayang yang hilang pada masa golden age atau masa emas pada anak-anak di awal pertumbuhannya serta terakhir yakni cara berpakaian.

“Sehingganya, kami dari DP3A berharap kepada kita semua tidak terkecuali orang tua untuk selalui memelindungi anak-anak, menjaganya dengan baik agar menghindari mereka dari hal-hal yang dapat mengakibatkan mereka trauma,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Kapolres Boltim Golfried Hasiholan Pakpahan Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Program Jumat Keliling
Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu
Balik Rencana Penutupan Tambang Sungai Paret, Ada Air Mata Warga yang Berjuang untuk Hidup
Kasat Reskrim Boltim Iptu Steven Leonard Rumapea Ucapkan Selamat HUT ke-50 Kapolres
Didukung LAKRI, Serfi Kaat Semakin kuat  Maju dalam Pilkades Kotabunan Selatan
PT ASA Perkuat Kapasitas Kader Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting di Desa Lingkar Tambang
Dukungan Menguat, Serfi Kaat  Bakal Menang 100 persen di Kotabunan Selatan
PT ASA, Warga kecamatan Kotabunan Bisa Akses Dokter Spesialis Gratis

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Kapolres Boltim Golfried Hasiholan Pakpahan Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Program Jumat Keliling

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:31 WITA

Kasat Resnarkoba Polres Boltim Harun Pangalima Serahkan Empat Tersangka dan Barang Bukti ke JPU Kejari Kotamobagu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:46 WITA

Balik Rencana Penutupan Tambang Sungai Paret, Ada Air Mata Warga yang Berjuang untuk Hidup

Selasa, 29 September 2026 - 00:31 WITA

Didukung LAKRI, Serfi Kaat Semakin kuat  Maju dalam Pilkades Kotabunan Selatan

Jumat, 25 September 2026 - 00:21 WITA

PT ASA Perkuat Kapasitas Kader Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting di Desa Lingkar Tambang

Berita Terbaru