GmediaPost.co.id,BOLTIM-Adanya satu warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur(Boltim) positif terpapar Covid-19, mengundang reaksi sejumlah kalangan terhadap penanganan penyebaran virus Covid-19
Seperti, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Boltim, Ramadan Mamangge. Ia mengatakan, jejak kontak pasien positif Covid-19 berpotensi menambah daftar warga terpapar Corona atau Covid-19. “Jejak kontak pasien harus ditelusuri. Kontak erat meski tidak serta merta positif namun potensi menjadi positif. Ini yang perlu ditelusuri oleh Dinkes Boltim,” sarannya.
Apalagi menurutnya, pasien positif Covid-19 sebelumnya telah berinteraksi dengan warga. “Sopir kendaraan yang menjemput bersangkutan di bandara sebaiknya dilakukan pemeriksaan. Kemudian, yang satu mobil dengan pasien positif juga harus dilakukan Swab. Baik itu kontak erat berat maupun ringan,”ungkapnya
Lanjutnya, isolasi dan tes Swab bagi warga kontak erat dengan pasien positif Covid-19, segera dilakukan untuk menghindari penyebaran virus. “Isolasi harus dijaga ketat, sebelum hasil Swab keluar. Ini penting agar upaya memutus mata rantai virus benar-benar efektif,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Eko Marsidi mengatakan, pihaknya segera melakukan tes Swab kepada 18 warga yang disinyalir kontak erat dengan warga positif Corona. (Hari ini) 18 warga yang kontak erat berat maupun ringan kita ambil lendir untuk diperiksa dengan Swab test. Hari ini kita baru ambil alatnya di Manado. Agar semua kontak erat dilakukan tes,”terangnya
Kata Kadis Bantu kami dengan melakukan Pengawasan kepada mereka yang kontak dengan pasien agar kami bisa memutuskan mata rantai Penyebaran Vurus Covid-19 serta jaga jarak dan pake masker itu sangat membantu kami
Kadis menambahkan, masyarakat tidak perlu panik namun tetap waspada penyebaran Covid-19. “Budayakan hidup sehat, rajin cuci tangan, makan makanan bergizi, konsumsi vitamin dan hindari aktivitas di luar rumah jika tidak penting. Beri motivasi kepada warga positif Covid-19,”kuncinya






















