GmediaPost.co.id ,BOLTIM-Kelangkaan gas elpiji ukuran Tiga kilogram mulai terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hal ini membuat warga panik khususnya ibu-ibu rumah tangga, karena kesulitan mendapatkan elpiji tersebut.
Menurut warga, sejak seminggu ini mereka mulai sulit dapat gas elpiji tiga kilogram. “Sejak masuk bulan ramadhan kami sulit dapat gas elpiji. Kalaupun ada harganya sudah tidak sesuai harga eceran tertinggi (HET), “ kata warga kepada wartawan, Selasa (29/4/2020).
Sementara sejumlah Pangkalan elpiji di Boltim menyebutkan bahwa kelangkaan elpiji 3kg terjadi dikarenakan pasokan atau jatah elpiji dari pihak agen PT Mangimbali berkurang.
“Biasanya jatah elpiji 3 kg dua kali masuk dalam seminggu, sekarang tinggal satu kali seminggu, “ kata para pemilik pangkalan.
PT Mangimbali ketika dikonfirmasi melalui Aprilcilia Maria Sumilat sebagai agen elpiji mengatakan bahwa memang jatah pangkalan di Boltim satu minggu hanya satu kali, tidak lebih. Kalau pun dua kali dalam seminggu, itu karena pangkalan lain tidak ada penyaluran dan dialihkan ke pangkalan tersebut.
“Yang jelas penyaluran elpiji untuk pangkalan di Boltim masih normal, namun untuk mengatasi kebutuhan masyarakat kami dari agen menunggu alokasi pasokan ekstra dari pertamina, “ kata Aprilcilia.
Sementara Kepala Bagian SDA Pemkab Boltim, Hasman Bahansubu mengatakan untuk mengatasi kebutuhan masyarakat di bulan ramadhan mereka sudah menyurat ke pertamina agar menambah jatah elpiji untuk pangkalan di Boltim
“Kami sudah surati PT Pertamina untuk kebutuhan bulan ramadhan, dan dikaitkan dengan adanya pencegahan penyebaran virus corona, “ kata Hasman






















