GMediaPost.com, BOLTIM,Sulawesi Utara -Warga Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),kembali mengeluhkan krisis air bersih yang sudah berlangsung selama enam tahun terakhir. Mereka mempertanyakan keberadaan pipa air baku yang disebut-sebut telah menelan anggaran miliaran rupiah, namun hingga kini belum memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa terdapat dua pipa air bersih yang bersumber dari mata air di Perkebunan Bakan. Namun, meskipun air di sumbernya mengalir deras, saat sampai di pemukiman warga justru tidak ada aliran air sama sekali.
“Dari atas airnya kencang, Pipa Baku Cakoh, dikampung dibawa Tanah tidak ada Aer Kan itu proyek sudah menelan anggaran miliaran rupiah, tapi tidak ada yang mengalir. Ini jelas merugikan uang negara,” ujar warga dengan logat khas Sulawesi Utara.
Masyarakat pun berharap ada perhatian serius dari pemerintah Daerah dalam Hal ini instansi terkait untuk mencari solusi atas permasalahan ini. Pasalnya, akses air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kesehatan dan sanitasi lingkungan.(**)
(G2N)






















