GMediaPost.com,BOLTIM-PT Arafura Surya Alam (ASA) bersama tim konsultan menggelar konsultasi publik dalam rangka penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Balai Desa Bulawan Dua, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga dari 15 desa lingkar tambang. Konsultasi publik tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan rencana kegiatan pertambangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Mohamad Iksan Pangalima, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan kewajiban perusahaan untuk menyampaikan secara terbuka rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut.
“Perusahaan wajib menyampaikan secara jelas apa yang akan dilakukan di wilayah ini. Masukan dari masyarakat harus menjadi prioritas dan berpihak pada kepentingan bersama. Investasi yang merugikan masyarakat bukanlah investasi yang baik. Tujuan utama dari kegiatan hari ini adalah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, kami mengharapkan masyarakat dapat memberikan masukan yang positif, edukatif, dan konstruktif guna menghasilkan keputusan terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT ASA, Yusransyah, menjelaskan bahwa konsultasi publik merupakan salah satu tahapan penting sebelum dimulainya operasional pertambangan.
“Konsultasi publik ini merupakan bagian penting dalam proses penyusunan AMDAL sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab. Kami sangat mengharapkan masukan, saran, serta aspirasi dari masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen AMDAL,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait potensi dampak lingkungan, peluang tenaga kerja lokal, hingga aspek teknis operasional pertambangan. Seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan kajian bagi tim konsultan dalam menyusun dokumen AMDAL yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lokal.
Yusransyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, hangat, dan komunikatif. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan masa depan daerahnya,” katanya.
Kegiatan konsultasi publik ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sri Olivia Hirawati Mamonto, Camat Kotabunan Idrus Paputungan, jajaran manajemen PT ASA, serta perwakilan masyarakat dari desa-desa lingkar tambang.
Melalui kegiatan ini, PT ASA berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dalam proses penyusunan AMDAL sehingga rencana kegiatan pertambangan yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.






















