GMediaPost.com,BOLTIM Sulawesi Utara -Respons cepat dan terukur kembali ditunjukkan Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim), Polda Sulawesi Utara ( Polda Sulut), Hanya dalam waktu kurang dari 20 menit sejak menerima laporan masyarakat, Tim Macan Resmob Polres Boltim yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Liefang Kolinug, S.E., berhasil meringkus empat terduga pelaku pembunuhan di Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan.
Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.S.T., S.H., M.Si., M.Mar.Eng., melalui Kasat Reskrim IPTU Liefang Kolinug menyatakan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan menjamin proses hukum berjalan tanpa hambatan,”ujar kasat Jumat (13/6/2025)
Insiden Berdarah Dipicu Konflik Pribadi berlatar persoalan asmara
Korban dalam kejadian ini adalah Almarhum I.P. (20), pemuda asal Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan. Ia tewas akibat luka tusuk dalam sebuah bentrokan yang terjadi pada Senin malam, 9 Juni 2025, sekitar pukul 21.15 WITA. Perkelahian yang berujung maut tersebut diduga dipicu oleh konflik pribadi berlatar persoalan asmara.
Kronologi Singkat Peristiwa
Sekitar pukul 20.00 WITA, terduga pelaku inisial A.T. bersama rekan-rekannya, A.S.P.M., R.P., dan U.M., tengah berada di area Musholla Pasar Kotabunan. Tidak lama kemudian, korban I.P. bersama adiknya, D.P., datang menghampiri sambil mengeluarkan sebilah parang dari dalam jaket.
Merasa terancam, A.T. segera melarikan diri ke arah pemukiman warga. Korban mengejar hingga akhirnya bertemu dengan pria berinisial B.K., yang kemudian terlibat adu fisik dengan korban. Dalam situasi yang kian memanas, A.M. muncul dan memukul korban dengan batang bambu, sementara M.S. disebut hanya berusaha melerai pertikaian.
Puncak eskalasi terjadi saat U.M. datang ke lokasi dan langsung menikam korban dari belakang sebanyak empat kali menggunakan pisau badik. A.T. yang telah kembali ke tempat kejadian turut memukul korban dengan tangan kosong. Akibat luka tusuk serius, korban dilarikan ke Puskesmas Kotabunan, namun nyawanya tak tertolong.
Penegakan Hukum Tegas dan Cepat
IPTU Liefang Kolinug menegaskan bahwa keempat terduga pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Boltim. Ia juga menekankan bahwa aparat bertindak tegas demi mencegah meluasnya konflik antar warga.
“Kami tidak memberikan ruang bagi pelaku kekerasan brutal seperti ini. Tindakan cepat kami ambil agar tidak terjadi aksi balasan dan situasi tetap terkendali,” ujar IPTU Liefang.
Sementara itu, Kapolres Boltim AKBP Golfried Pakpahan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Ia memastikan bahwa proses hukum akan dijalankan secara profesional dan transparan.
“Kami mengajak masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Keadilan akan ditegakkan,” tegas Kapolres.
(Gunawan)






















